Breaking News

BUAT JANJI UNTUK BERDISKUSI DENGAN KAMI 08970222496 / 081289283346

Efek Sabun Yang Memiliki pH Diatas 11


Membersihkan kulit dengan menggunakan sabun memang sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang, namun perlu diketahui sabun juga dapat menyebabkan perlindungan kulit berupa mantel asam menjadi hilang. Dengan pencucian menggunakan sabun yang berulang-ulang akan dapat mengubah stratum korneum dan juga pH pada kulit. Stratum korneum merupakan lapisan kulit yang mempunyai peranan yang cukup penting sebagai perlindungan kulit. Lalu, jika pada lapisan mantel asam tersebut hilang  atau rusak dari tingkat keasamannya, maka nantinya akan membuat kulit menjadi sangat rentan rusak dan juga mudah terkena infeksi. 

Pilihlah Sabun Dengan pH Yang Normal
Di dalam kulit manusia terdapat sebuah struktur mantel asam yang berguna dalam melindungi kulit dari berbagai macam infeksi jamur dan juga bakteri yang dapat menyerang kulit. Struktur berupa mantel asam ini terkandung asam laktat dan juga berbagai macam asam amino yang berasal dari keringat, lalu asam lemak bebas yang berasal sebum dan juga asam amino serta asam karbosilik pyrolidine yang berasal dari hasil proses kornifikasi pada kulit. Sabun yang ada di pasaran umumnya memiliki pH dari 7 sampai 9,5 yang sebaiknya Anda pilih untuk menjaga pH yang aman bagi kulit. Jika Anda menemukan pH diatas angka tersebut atau bahkan ada sabun yang mempunyai pH lebih dari 11, Anda perlu mempertimbangkannya kembali. Dengan tingkat pH yang lebih dari 11 akan justru menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan justru akan cepat terkena infeksi dari luar karena permukaan mantel asam juga ikut terangkat bersama sabun dengan pH tinggi tersebut.

No comments